Cianjur - Ratusan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cianjur yang dideportasi dari Arab Saudi tiba di Cianjur, Rabu (4/5/2011) siang. Mereka tiba di Indonesia bersama ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lainnya yang bermasalah terkait kasus overstay dari seluruh Indonesia.
Berdasarkan informasi, tak sedikit di antara TKW asal Cianjur ini sempat telantar di kolong jembatan Kandra. Beragam masalah juga dialami mereka mulai kasus perkosaan, penyiksaan, maupun gaji yang tidak dibayar. Malah, tak sedikit juga di antara mereka yang pulang membawa anak.Seperti dialami Tuti Mulyati (32), warga Naringgul, Kabupaten Cianjur. Dia hampir 5 tahun bekerja di Arab Saudi. Namun selama 3 tahun, gajinya tidak dibayar majikan.
Ironisnya lagi, Tuti pulang ke Cianjur membawa anak, akibat diperkosa saat bekerja di negara Petro Dollar itu. Ia pun telantar, dan tercatat menghuni kolong jembatan Kandra.
"Gaji saya 3 tahun belum dibayar majikan selama 5 tahun bekerja," kata Tuti kepada wartawan saat rombongan singgah di Rumah Makan Jembar Manah Kecamatan Cugenang Cianjur, Rabu (4/5/2011).
Hal senada diungkapkan Yeyen Mulyani (30) warga Kecamatan Pagelaran. Ia mengaku telantar pascahabis masa kontrak kerja dengan majikannya.
"Saya masih mau kerja di Arab, tapi kalau pulang ke Indonesia khawatir tidak bisa balik lagi. Makanya saya memilih tinggal di sana (Arab)," aku Yeyen.
Oleh: Benny Bastiandy
www.inilahjabar.com
Berdasarkan informasi, tak sedikit di antara TKW asal Cianjur ini sempat telantar di kolong jembatan Kandra. Beragam masalah juga dialami mereka mulai kasus perkosaan, penyiksaan, maupun gaji yang tidak dibayar. Malah, tak sedikit juga di antara mereka yang pulang membawa anak.Seperti dialami Tuti Mulyati (32), warga Naringgul, Kabupaten Cianjur. Dia hampir 5 tahun bekerja di Arab Saudi. Namun selama 3 tahun, gajinya tidak dibayar majikan.
Ironisnya lagi, Tuti pulang ke Cianjur membawa anak, akibat diperkosa saat bekerja di negara Petro Dollar itu. Ia pun telantar, dan tercatat menghuni kolong jembatan Kandra.
"Gaji saya 3 tahun belum dibayar majikan selama 5 tahun bekerja," kata Tuti kepada wartawan saat rombongan singgah di Rumah Makan Jembar Manah Kecamatan Cugenang Cianjur, Rabu (4/5/2011).
Hal senada diungkapkan Yeyen Mulyani (30) warga Kecamatan Pagelaran. Ia mengaku telantar pascahabis masa kontrak kerja dengan majikannya.
"Saya masih mau kerja di Arab, tapi kalau pulang ke Indonesia khawatir tidak bisa balik lagi. Makanya saya memilih tinggal di sana (Arab)," aku Yeyen.
Oleh: Benny Bastiandy
www.inilahjabar.com


0 comments:
Post a Comment