JAKARTA--MICOM: Situs Polri dibajak oleh kelompok yang mendukung mujahidin. Pembajak situs yang beralamatkan www.polri.go.id itu meminta agar umat Islam mendoakan mujahidin di manapun mereka berada.
Saat Mediaindonesia.com mencoba membukanya melalui smartphone pukul 16.00 WIB, situs tersebut tak dapat dibuka. Ketika dibuka melalui komputer, yang muncul hanya halaman putih kosong.
Lalu, Mediaindonesia.com diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html. Halaman itu berwarna hitam dengan gambar siluet dua orang.
Salah satunya sedang mengangkat bendera. Di atas foto tersebut terdapat tulisan berisi pesan kepada umat Islam untuk mendukung mujahidin.
"Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah Bangkitlah singa-singa Islam Memperingati Hari Nakba Mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada umat muslimin di negeri muslimin. Mengingatkan untuk tidak lupa mendo'akan mujahidin di manapun berada (Allahu A'lam). Harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam dan jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang pejuang anti syariah Islam. Kami tidak memiliki keterikatan dengan kelompok manapun, menggunakan media ini untuk mendukung mujahidin dan menyampaikan pesan Bangkitlah singa-singa Islam" (OL-5).
Penulis : Rita Ayuningtyas
www.mediaindonesia
Saat Mediaindonesia.com mencoba membukanya melalui smartphone pukul 16.00 WIB, situs tersebut tak dapat dibuka. Ketika dibuka melalui komputer, yang muncul hanya halaman putih kosong.
Lalu, Mediaindonesia.com diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html. Halaman itu berwarna hitam dengan gambar siluet dua orang.
Salah satunya sedang mengangkat bendera. Di atas foto tersebut terdapat tulisan berisi pesan kepada umat Islam untuk mendukung mujahidin.
"Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah Bangkitlah singa-singa Islam Memperingati Hari Nakba Mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada umat muslimin di negeri muslimin. Mengingatkan untuk tidak lupa mendo'akan mujahidin di manapun berada (Allahu A'lam). Harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam dan jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang pejuang anti syariah Islam. Kami tidak memiliki keterikatan dengan kelompok manapun, menggunakan media ini untuk mendukung mujahidin dan menyampaikan pesan Bangkitlah singa-singa Islam" (OL-5).
Penulis : Rita Ayuningtyas
www.mediaindonesia


0 comments:
Post a Comment