Wednesday, June 22, 2011

Mahfud Persilahkan Arsyad Bongkar Borok di MK

JAKARTA--MICOM: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menantang mantan Hakim MK Arsyad Sanusi membuktikan ancamannya untuk membongkar kasus-kasus lain di lembaga peradilan konstitusi itu.

"Saya tunggu, bongkarlah, kalau perlu bawa traktor (membongkar) apa kesalahan MK itu," tantang Mahfud saat menyampaikan tanggapannya atas ancaman Arsyad akan membongkar seluruh borok MK, di Jakarta, Rabu (22/6).

Sebelumnya diberitakan Arsyad menolak dikatakan terlibat dalam kasus pemalsuan surat MK pada 2009. Menurut Mahfud, jika ada yang ingin membongkar kasus-kasus lainnya di MK, itulah yang ia tunggu. Sejak dulu, katanya, kalau ada orang bermasalah di sini selalu bilang akan membongkar borok-borok MK tapi tidak pernah ada sampai sekarang. Mahfud pun menjelaskan, itu bukan kali pertama Arsyad mengancam akan membongkar kasus-kasus di MK.

"Dulu Arsyad pernah mengancam hal yang sama ketika kasus Dirwan Mahmud itu terungkap. Bahwa Dirwan Mahmud ke rumahnya dan diatur oleh Nesya (Nesyawati, anak Arsyad). (Kemudian hal itu) terungkap lalu dia (Arsyad) sambil nangis di depan forum hakim, dia mengancam akan hancurkan MK," kata Mahfud.

Mahfud mempersilahkan Arsyad membongkar ancamannya itu. "Akhirnya toh enggak (ada) terbongkar juga," ujar Mahfud.

Mahfud pun membenarkan tudingan Arsyad yang mengatakan Mahfud pernah memerintah Arsyad agar Dewi Yasin Limpo mencabut laporannya atas MK di polisi.

"Saya bilang ke Pak Arsyad, ingatkan tuh Dewi Limpo. Jangan melapor, karena berdasar temuan kami justru dia yang membuat (surat palsu) kok malah dia yang melaporkan. Harusnya saya yang melaporkan," tukas Mahfud yang didampingi Sekretaris Jenderal MK Janedjri M Gaffar. (OL-8)

www.mediaindonesia

0 comments:

Post a Comment