Thursday, May 5, 2011

Osama Dilarung ke Laut, AS Tak Paham Ajaran Islam

Jakarta - Wakil Ketua Sekjen DPP PPP Muhammad Romahurmuziy mengatakan, Osama Bin Laden berhak dikuburkan secara Islam di darat.

Sebab, pemimpin Al Qaeda itu tidak meninggal di tengah laut, sehingga jasadnya harus dilarung di tengah Samudra. "Itu hak Osama dikuburkan di darat," ujarnya.

Namun begitu, menurut politisi yang akrab disapa Romy ini, penguburan Osama di laut, jika benar, adalah melanggar hak seorang muslim yang sudah meninggal. Sehingga tindakan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) menunjukkan phobia yang berlebihan dan justru menunjukkan ketidakpercayaan dirinya. "AS untuk kesekian kalinya melanggar deklarasi universal HAM PBB yang menyatakan perlindungan terhadap hak beragama dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya."

Seperti diberitakan, Senin (2/5/2011) Presiden AS Barck Obama mengumumkan bahwa pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden telah tewas setelah diserang pasukan khusus AS di sebuah apartemen mewah di Pakistan.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan jenazah Osama ditangani pemerintah AS dan dimakamkan sesuai ajaran Islam. The New York Times memberitakan, jenazah Osama dilarung ke laut karena tidak ada negara yang bersedia menerimanya.
Oleh: Siti Rahayu

www.inilah.com

0 comments:

Post a Comment